Ilustrasi deretan gelas kimia berisi larutan hijau toska dari yang encer hingga pekat, dengan pipet dan labu ukur
Larutan

Konsentrasi Larutan: Molaritas, Molalitas, Fraksi Mol, dan Pengenceran

Pahami berbagai satuan konsentrasi, rumus pengenceran dan pencampuran, serta contoh nyata seperti cairan infus. Coba kalkulator 3-in-1, lalu kerjakan kuis 15 soal.

⏱ ± 15 menit🧪 Kalkulator 3-in-1✅ 15 soal + pembahasan

Teh manis buatan ibu dan teh manis di warung bisa berbeda rasa walaupun gulanya sama. Bedanya ada pada berapa banyak gula dalam segelas teh. Inilah yang disebut konsentrasi: ukuran banyaknya zat terlarut dalam sejumlah larutan atau pelarut. Larutan dengan sedikit zat terlarut disebut encer, sedangkan yang banyak disebut pekat.

encer
lebih pekat
setelah diencerkan → volume naik

1. Satuan Konsentrasi

SatuanRumusDipakai untuk
% massamassa zat ÷ massa larutan × 100%kadar zat dalam produk
% volumevolume zat ÷ volume larutan × 100%kadar alkohol
% b/vgram zat per 100 mL larutancairan infus, obat cair
ppmmg zat per kg (atau per L) larutan encerzat sangat sedikit, misalnya polutan
Molaritas (M)mol zat ÷ liter larutanreaksi dalam larutan, titrasi
Molalitas (m)mol zat ÷ kg pelarutsifat koligatif
Fraksi mol (X)mol zat ÷ mol totaltekanan uap
Hubungan % massa dan molaritas: M = (10 × % × ρ) ÷ Mr, dengan ρ = massa jenis larutan (g/mL). Rumus ini sering keluar untuk asam pekat.

2. Pengenceran dan Pencampuran

Saat diencerkan (ditambah pelarut), jumlah mol zat tidak berubah. Yang berubah hanya volumenya. Karena itu:

M₁ × V₁ = M₂ × V₂

Jika dua larutan sejenis dicampur, jumlah molnya ditambahkan:

M campuran = (M₁V₁ + M₂V₂) ÷ (V₁ + V₂)

Contoh dari apotek: cairan infus NaCl 0,9% berarti 0,9 gram NaCl per 100 mL, atau 9 gram per liter. Molaritasnya 9 ÷ 58,5 ≈ 0,154 M. Konsentrasi ini dipilih agar tekanan osmotiknya mirip cairan tubuh.

3. Kalkulator Konsentrasi Interaktif

Molaritas dari massa zat

n = 4 ÷ 40 = 0,1 mol; V = 0,5 L; M = 0,2 M

Pengenceran: M₁V₁ = M₂V₂

M₂ = 2 × 100 ÷ 500 = 0,4 M; air yang ditambahkan = 400 mL

Molalitas, fraksi mol, dan % massa (pelarut air)

Molalitas = 0,1 ÷ 0,09 = 1,111 m; X glukosa ≈ 0,0196; kadar = 16,67%

4. Contoh Soal Langkah demi Langkah

Soal: Sebanyak 4 gram NaOH (Mr = 40) dilarutkan dalam air hingga volume larutan 500 mL. Berapa molaritasnya? Jika 100 mL larutan ini diencerkan menjadi 400 mL, berapa konsentrasinya?

Langkah 1 – Hitung mol. n = 4 ÷ 40 = 0,1 mol NaOH.
Langkah 2 – Ubah volume ke liter. 500 mL = 0,5 L. Lupa langkah ini adalah kesalahan paling sering.
Langkah 3 – Hitung molaritas. M = 0,1 ÷ 0,5 = 0,2 M.
Langkah 4 – Pengenceran. M₁V₁ = M₂V₂ → 0,2 × 100 = M₂ × 400 → M₂ = 0,05 M. Air yang ditambahkan = 400 − 100 = 300 mL.

0,2 M → 0,05 M

Jebakan yang sering muncul

  • mL belum diubah ke liter saat menghitung molaritas (bagi 1000).
  • Molalitas memakai kg pelarut, bukan kg larutan. Molaritas memakai liter larutan, bukan liter pelarut.
  • Volume akhir ≠ air yang ditambahkan. Air yang ditambahkan = V₂ − V₁.
  • % massa dibagi massa larutan (zat + pelarut), bukan massa pelarut saja.
⚠️ Keselamatan: saat mengencerkan asam pekat di laboratorium, tuangkan asam ke dalam air sedikit demi sedikit, jangan sebaliknya. Pengenceran asam sulfat melepaskan panas yang sangat besar dan bisa memercik.

5. Kuis: Uji Pemahaman Anda

Pilih jawaban, dan pembahasan akan langsung muncul. Ingat: mL harus diubah ke liter dan g ke kg.

Soal 1 dari 15

Sebanyak 4 gram NaOH (Mr = 40) dilarutkan dalam air hingga volumenya 250 mL. Molaritas larutan tersebut adalah…

Pembahasan: n = 4 ÷ 40 = 0,1 mol. V = 250 mL = 0,25 L. M = 0,1 ÷ 0,25 = 0,4 M. Jawaban 0,016 M muncul jika volume tidak diubah ke liter.

Soal 2 dari 15

Jumlah mol NaCl dalam 200 mL larutan NaCl 0,5 M adalah…

Pembahasan: n = M × V = 0,5 × 0,2 = 0,1 mol.

Soal 3 dari 15

Massa urea (Mr = 60) yang diperlukan untuk membuat 500 mL larutan urea 0,2 M adalah…

Pembahasan: n = 0,2 × 0,5 = 0,1 mol. Massa = 0,1 × 60 = 6 gram.

Soal 4 dari 15

Sebanyak 100 mL larutan HCl 2 M diencerkan hingga volumenya 500 mL. Konsentrasi larutan sekarang adalah…

Pembahasan: M1V1 = M2V2 → 2 × 100 = M2 × 500 → M2 = 0,4 M. Jumlah mol zat tetap, hanya volumenya yang bertambah.

Soal 5 dari 15

Berapa mL air yang harus ditambahkan ke dalam 50 mL larutan 1 M agar konsentrasinya menjadi 0,25 M?

Pembahasan: V2 = M1V1 ÷ M2 = 1 × 50 ÷ 0,25 = 200 mL. Itu volume akhir. Air yang ditambahkan = 200 − 50 = 150 mL. Jawaban 200 mL adalah jebakan.

Soal 6 dari 15

Sebanyak 6 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 250 gram air. Molalitas larutan tersebut adalah…

Pembahasan: n = 6 ÷ 60 = 0,1 mol. Massa pelarut = 250 g = 0,25 kg. Molalitas = 0,1 ÷ 0,25 = 0,4 m.

Soal 7 dari 15

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr = 18). Fraksi mol glukosa adalah sekitar…

Pembahasan: n glukosa = 0,1 mol, n air = 90 ÷ 18 = 5 mol. X glukosa = 0,1 ÷ (0,1 + 5) = 0,1 ÷ 5,1 ≈ 0,02. Nilai 0,98 adalah fraksi mol air.

Soal 8 dari 15

Sebanyak 20 gram gula dilarutkan dalam 80 gram air. Kadar gula dalam larutan adalah…

Pembahasan: % massa = massa zat ÷ massa larutan × 100% = 20 ÷ (20 + 80) × 100% = 20%. Jawaban 25% muncul jika dibagi massa air saja.

Soal 9 dari 15

Sebanyak 0,002 gram zat terlarut dalam 1 kg air. Konsentrasinya dalam ppm adalah…

Pembahasan: ppm = bagian per sejuta. 0,002 g = 2 mg, dan 1 mg per 1 kg = 1 ppm. Jadi konsentrasinya 2 ppm. Satuan ppm sering dipakai untuk zat yang sangat sedikit, misalnya logam berat dalam air.

Soal 10 dari 15

Sebanyak 100 mL HCl 0,1 M dicampur dengan 100 mL HCl 0,3 M. Konsentrasi campurannya adalah…

Pembahasan: M campuran = (M1V1 + M2V2) ÷ (V1 + V2) = (10 + 30) ÷ 200 = 0,2 M. Konsentrasi tidak dijumlahkan langsung.

Soal 11 dari 15

Asam sulfat pekat berkadar 98% (massa) memiliki massa jenis 1,8 g/mL. Jika Mr H2SO4 = 98, molaritasnya adalah…

Pembahasan: M = (10 × % × ρ) ÷ Mr = (10 × 98 × 1,8) ÷ 98 = 18 M. Rumus ini berasal dari 1 L larutan = 1800 g, dan 98% di antaranya adalah H2SO4 (1764 g = 18 mol).

Soal 12 dari 15

Cairan infus NaCl 0,9% (b/v) berarti…

Pembahasan: Persen berat per volume (b/v) = gram zat per 100 mL larutan. Jadi NaCl 0,9% berarti 0,9 gram NaCl dalam setiap 100 mL (9 gram per liter). Larutan ini disebut larutan garam fisiologis.

Soal 13 dari 15

Satuan molalitas adalah…

Pembahasan: Molalitas (m) = mol zat terlarut per kilogram pelarut. Bedakan dengan molaritas (M) = mol per liter larutan.

Soal 14 dari 15

Larutan glukosa 0,5 M artinya…

Pembahasan: Molaritas dihitung per liter larutan (zat + pelarut). Jika 0,5 mol glukosa dimasukkan ke 1 L air, volume akhirnya sedikit lebih dari 1 L, sehingga konsentrasinya tidak tepat 0,5 M.

Soal 15 dari 15

Molaritas larutan NaCl 0,9% (b/v) adalah sekitar… (Mr NaCl = 58,5)

Pembahasan: 0,9% (b/v) = 9 gram per liter. n = 9 ÷ 58,5 ≈ 0,154 mol dalam 1 L, jadi ≈ 0,154 M.
Skor: 0 / 15 · Dijawab: 0

Skor akhir Anda

0/15

💬 Catatan dari Penulis

Rangkuman

  • Molaritas M = mol ÷ liter larutan. Molalitas m = mol ÷ kg pelarut. Fraksi mol X = mol zat ÷ mol total.
  • % massa = massa zat ÷ massa larutan × 100%. % b/v = gram per 100 mL.
  • Pengenceran: M₁V₁ = M₂V₂. Pencampuran: M = (M₁V₁ + M₂V₂) ÷ (V₁ + V₂).
  • Dari kadar ke molaritas: M = (10 × % × ρ) ÷ Mr.

Materi Selanjutnya

Sumber: IUPAC. Compendium of Chemical Terminology (Gold Book): amount concentration, molality, mole fraction. · Farmakope Indonesia (larutan natrium klorida 0,9%). · Buku Kimia SMA/MA Kurikulum Merdeka.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *