Ilustrasi dua pasang atom: pasangan kiri berpindah elektron (ikatan ion), pasangan kanan berbagi pasangan elektron (ikatan kovalen)
Ikatan Kimia

Ikatan Kimia: Ikatan Ion, Kovalen, dan Logam dengan Mudah

Pahami mengapa atom berikatan, perbedaan ikatan ion, kovalen, kovalen koordinasi, dan logam. Coba penentu jenis ikatan dari dua unsur, lalu kerjakan kuis 15 soal.

⏱ ± 15 menit🔗 Penentu jenis ikatan✅ 15 soal + pembahasan

Hampir tidak ada atom yang suka “sendirian”. Atom-atom bergabung membentuk garam, air, gula, dan obat. Alasannya sederhana: dengan berikatan, atom mencapai susunan elektron yang lebih stabil, yaitu seperti gas mulia. Cara mencapainya ada dua: serah-terima elektron atau berbagi elektron.

🤝Ikatan ion = serah-terimaSeperti satu orang memberi uang dan yang lain menerimanya. Logam memberi elektron, nonlogam menerima.
☂️Ikatan kovalen = berbagiSeperti dua orang berbagi satu payung. Dua nonlogam memakai pasangan elektron bersama-sama.

1. Aturan Oktet dan Duplet

Gas mulia hampir tidak bereaksi karena kulit terluarnya berisi 8 elektron (oktet), atau 2 elektron (duplet) untuk helium. Atom lain cenderung melepas, menerima, atau berbagi elektron agar susunannya menyerupai gas mulia.

GolonganElektron valensiKecenderunganIon
IA1melepas 1 elektron+1 (Na+)
IIA2melepas 2 elektron+2 (Mg2+)
IIIA3melepas 3 elektron+3 (Al3+)
VA5menerima 3 elektron atau berbagi−3 (N3−)
VIA6menerima 2 elektron atau berbagi−2 (O2−)
VIIA7menerima 1 elektron atau berbagi−1 (Cl−)

2. Ikatan Ion

Ikatan ion terbentuk karena gaya tarik-menarik antara ion positif dan ion negatif, hasil serah-terima elektron dari logam ke nonlogam.

Na (2, 8, 1)→Na+ (2, 8)+e−
Cl (2, 8, 7)+e−→Cl− (2, 8, 8)

Ion Na+ dan Cl− lalu tersusun rapat dalam kristal NaCl. Senyawa ion umumnya bertitik leleh tinggi, padatannya rapuh, dan dapat menghantarkan listrik dalam bentuk lelehan atau larutan.

3. Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen terbentuk karena penggunaan bersama pasangan elektron, umumnya antara sesama nonlogam.

JenisPasangan elektron bersamaContoh
Tunggal1 pasang (–)H–H, H–Cl, Cl–Cl
Rangkap dua2 pasang (=)O=O, O=C=O
Rangkap tiga3 pasang (≡)N≡N, H–C≡N
  • Kovalen nonpolar: elektron dibagi rata, biasanya antara atom sejenis (H2, Cl2).
  • Kovalen polar: elektron lebih tertarik ke atom yang lebih elektronegatif (HCl, H2O).
  • Kovalen koordinasi: pasangan elektron berasal dari satu atom saja, misalnya NH3 + H+ → NH4+.

Ikatan logam terjadi antaratom logam. Elektron valensinya bergerak bebas sebagai “lautan elektron”, sehingga logam menghantarkan listrik dan bisa ditempa.

4. Penentu Jenis Ikatan Interaktif

Pilih dua unsur. Alat ini menebak jenis ikatannya, rumus senyawa yang umum terbentuk, dan alasannya berdasarkan keelektronegatifan (skala Pauling).

+
Ikatan ion
Rumus/contoh: NaCl
0: nonpolar0,4: polar≥ 1,7: cenderung ion

Keelektronegatifan: Na = 0,93, Cl = 3,16 → selisih = 2,23

Natrium (logam) melepas 1 elektron menjadi Na+, sedangkan klorin menerima 1 elektron menjadi Cl−. Kedua ion saling tarik-menarik.

Batas 0,4 dan 1,7 adalah patokan umum. Di SMA, ikatan logam–nonlogam biasanya langsung digolongkan sebagai ikatan ion.

5. Contoh Soal Langkah demi Langkah

Soal: Jelaskan pembentukan senyawa dari magnesium (nomor atom 12) dan klorin (nomor atom 17), lalu tentukan rumusnya.

Langkah 1 – Tulis konfigurasi elektron. Mg: 2, 8, 2 (logam, 2 elektron valensi). Cl: 2, 8, 7 (nonlogam, 7 elektron valensi).
Langkah 2 – Mg melepas 2 elektron. Mg → Mg2+ + 2e−. Susunannya menjadi 2, 8 (seperti neon).
Langkah 3 – Setiap Cl hanya butuh 1 elektron. Cl + e− → Cl− (2, 8, 8, seperti argon). Karena Mg memberi 2 elektron, dibutuhkan 2 atom Cl.
Langkah 4 – Gabungkan agar muatan total nol. Satu Mg2+ dan dua Cl−: (+2) + 2 × (−1) = 0.

MgCl2 · ikatan ion

Membedakan senyawa ion dan kovalen

SifatSenyawa ionSenyawa kovalen
Unsur penyusunlogam + nonlogamnonlogam + nonlogam
Titik lelehtinggiumumnya rendah
Wujud (suhu kamar)padatpadat, cair, atau gas
Daya hantar listriklelehan dan larutan menghantarkanumumnya tidak (kecuali kovalen polar tertentu dalam air, seperti HCl)
ContohNaCl, MgO, CaCl2H2O, CO2, CH4
⚠️ Jebakan: HCl adalah senyawa kovalen polar, tetapi larutannya dalam air menghantarkan listrik karena HCl terion menjadi H+ dan Cl−. Daya hantar listrik larutan saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa suatu senyawa adalah senyawa ion.

6. Kuis: Uji Pemahaman Anda

Pilih jawaban, dan pembahasan akan langsung muncul. Ingat: logam + nonlogam → ion, nonlogam + nonlogam → kovalen.

Soal 1 dari 15

Ikatan yang terdapat pada natrium klorida (NaCl) adalah…

Pembahasan: Na (logam golongan IA) melepas 1 elektron menjadi Na+, sedangkan Cl (nonlogam golongan VIIA) menerima elektron itu menjadi Cl−. Gaya tarik antara ion positif dan negatif disebut ikatan ion.

Soal 2 dari 15

Ikatan antara atom O dan H dalam molekul air (H2O) adalah…

Pembahasan: O dan H sama-sama nonlogam, jadi berbagi pasangan elektron (kovalen). Keelektronegatifan O (3,44) jauh lebih besar daripada H (2,20), sehingga elektron lebih tertarik ke O: ikatannya kovalen polar.

Soal 3 dari 15

Unsur golongan VIIA cenderung mencapai kestabilan dengan cara…

Pembahasan: Golongan VIIA punya 7 elektron valensi. Jauh lebih mudah menerima 1 elektron untuk mencapai oktet daripada melepas 7. Hasilnya ion bermuatan −1, misalnya Cl− dan F−.

Soal 4 dari 15

Atom Mg (nomor atom 12) mencapai kestabilan dengan cara…

Pembahasan: Konfigurasi Mg: 2, 8, 2. Dengan melepas 2 elektron, konfigurasinya menjadi 2, 8 (sama dengan neon) dan terbentuk ion Mg2+.

Soal 5 dari 15

Rumus senyawa yang terbentuk dari unsur Al (golongan IIIA) dan O (golongan VIA) adalah…

Pembahasan: Al membentuk ion Al3+ dan O membentuk ion O2−. Agar muatan totalnya nol, silangkan angka muatannya: 2 × (+3) + 3 × (−2) = 0. Rumusnya Al2O3 (aluminium oksida).

Soal 6 dari 15

Molekul berikut yang memiliki ikatan kovalen rangkap tiga adalah…

Pembahasan: Setiap atom N punya 5 elektron valensi dan butuh 3 elektron lagi. Dua atom N berbagi 3 pasang elektron (N≡N). O2 berikatan rangkap dua, sedangkan Cl2 dan H2 berikatan tunggal.

Soal 7 dari 15

Ikatan kovalen yang pasangan elektronnya berasal dari salah satu atom saja disebut ikatan…

Pembahasan: Pada ikatan kovalen koordinasi, satu atom menyumbangkan pasangan elektron bebasnya, sedangkan atom lain hanya “menerima”. Contohnya ikatan N–H keempat pada ion amonium (NH4+).

Soal 8 dari 15

Spesi berikut yang mengandung ikatan kovalen koordinasi adalah…

Pembahasan: NH3 punya satu pasangan elektron bebas pada atom N. Pasangan ini diberikan kepada ion H+ (yang tidak punya elektron), sehingga terbentuk NH4+ dengan satu ikatan kovalen koordinasi.

Soal 9 dari 15

Senyawa ion seperti NaCl dapat menghantarkan listrik dalam keadaan…

Pembahasan: Pada padatan, ion-ion terkunci di tempatnya. Dalam lelehan atau larutan, ion dapat bergerak bebas sehingga bisa menghantarkan listrik. Inilah sebabnya air garam menghantarkan listrik, tetapi kristal garam kering tidak.

Soal 10 dari 15

Logam dapat menghantarkan listrik dengan baik karena…

Pembahasan: Pada ikatan logam, elektron valensi tidak terikat pada satu atom saja, tetapi bergerak bebas di antara ion-ion logam seperti lautan elektron. Elektron bebas inilah yang menghantarkan listrik.

Soal 11 dari 15

Molekul berikut yang ikatannya kovalen nonpolar adalah…

Pembahasan: Pada Cl2, kedua atomnya sama, sehingga keelektronegatifannya sama dan pasangan elektron terbagi rata: kovalen nonpolar. Ikatan pada HCl, H2O, dan NH3 semuanya polar.

Soal 12 dari 15

Pasangan unsur yang membentuk ikatan ion adalah…

Pembahasan: Ikatan ion umumnya terbentuk antara logam dan nonlogam. K adalah logam alkali dan Br adalah halogen, membentuk KBr. Pasangan lainnya sama-sama nonlogam, sehingga berikatan kovalen.

Soal 13 dari 15

Pada molekul metana (CH4), atom karbon membentuk berapa ikatan kovalen?

Pembahasan: Karbon punya 4 elektron valensi dan butuh 4 elektron lagi untuk oktet. Karbon berbagi elektron dengan 4 atom H, sehingga membentuk 4 ikatan kovalen tunggal.

Soal 14 dari 15

Di antara molekul berikut, ikatan yang paling polar terdapat pada…

Pembahasan: Kepolaran ikatan bergantung pada selisih keelektronegatifan. F adalah unsur paling elektronegatif (3,98), sehingga selisihnya dengan H paling besar. Ikatan H–F paling polar.

Soal 15 dari 15

Rumus senyawa yang terbentuk antara kalsium (nomor atom 20) dan nitrogen (nomor atom 7) adalah…

Pembahasan: Ca (2, 8, 8, 2) melepas 2 elektron → Ca2+. N (2, 5) menerima 3 elektron → N3−. Agar netral: 3 × (+2) + 2 × (−3) = 0, sehingga rumusnya Ca3N2 (kalsium nitrida).
Skor: 0 / 15 · Dijawab: 0

Skor akhir Anda

0/15

💬 Catatan dari Penulis

Rangkuman

  • Atom berikatan untuk mencapai susunan elektron stabil seperti gas mulia (oktet/duplet).
  • Ikatan ion: serah-terima elektron, logam + nonlogam. Rumus diperoleh dengan menyilangkan muatan.
  • Ikatan kovalen: berbagi pasangan elektron, nonlogam + nonlogam (tunggal, rangkap dua, rangkap tiga).
  • Kovalen polar jika keelektronegatifan berbeda, nonpolar jika sama. Koordinasi jika pasangan elektron dari satu atom.
  • Ikatan logam: lautan elektron, menjelaskan daya hantar listrik logam.

Materi Selanjutnya

Sumber: Nilai keelektronegatifan skala Pauling: CRC Handbook of Chemistry and Physics. · IUPAC. Compendium of Chemical Terminology (Gold Book): ionic bond, covalent bond, coordinate bond. · Buku Kimia SMA/MA Kelas X Kurikulum Merdeka.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *